Anaphalis vs Leontopodium

Pernyataan yang cukup menarik dari seorang teman dihalaman sebelah. Memang benar, seperti yang kita ketahui bahwasanya “Edelweiss” itu adalah bahasa Jerman yang artinya “si Putih nan abadi”, sebuah ungkapan terhadap sebuah tumbuhan alpin di daerah 4 musim dengan nama latin/ilmiahnya adalah Leontopodium alpinum. Tumbuhan ini biasanya tumbuh pada kemiringan yang cukup ekstrim dengan akar mengenggam bebatuan, bagian dasar bunga (receptacle) yang kering dan tipis dapat bertahan dalam waktu yang cukup lama meskipun sudah dicabut dari akarnya. Tumbuhan dengan gaya hidup yang sama ternyata juga dapat kita temui di daerah tropis seperti Indonesia. Tumbuhan ini hanya dapat ditemui di dataran tinggi dengan qualifikasi faktor ekologis tertentu pula, namun bentuknya hampir sama dengan edelweiss-nya si Bule (Leontopodium). Tumbuhan dengan nama ilmiah Anaphalis (javanica, longifolia, viscida, maxima, arfakensis dan helwigii) ini tersebar diseluruh Indonesia dan di sebut dengan Edelweiss tropis. Baik itu Leontopodium maupun Anaphalis sama-sama duduk di dalam kelompok famili-sub famili-tribe yang sama yaitu Asteraceae-Asteroideae-Gnaphalieae. Gamblangnya, mereka itu berkerabat sangat dekat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s